Senin, 11 Juli 2011

PENGGUNAAN DANA BANTUAN PNPM MANDIRI PARIWISATA 2011 (bagian-1)

Peralatan sound system


Mendengarkan gending-gending jawa
di kantor Dipowisata



Satu pasang horn


Satu pasang speaker ADC


DVD Player, Mixer, dan Amplifier


DVD Player


Mixer


Microphone


Pengurus RT/RW menunggu dimulainya rapat



Rapat dimulai


Peralatan sound system



Bapak Warsito, salah satu ketua KSM
sedang berbicara mengenai sound system




Bapak A. Sigit Istiarto, selaku Ketua Dipowisata
sekaligus fasilitator dana bantuan PNPM Mandiri Pariwisata 2011


Bapak Drs. Karsono, sebagai ketua RW 03
mencoba berbicara dengan menggunakan mik



Sehari setelah menerima dana bantuan PNPM Mandiri Pariwisata 2011, yaitu pada tanggal 7 Mei 2011, telah dibelanjakan beberapa item fisik (sebagai sarana penunjang kegiatan pariwisata di kampung Dipowinatan), yaitu antara lain: amplifier, mixer, DVD player, speaker, horn, mik dan kabel penghubung. Bapak Warsito sebagai salah satu ketua KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) yang membidangi masalah fisik kemudian mengundang beberapa pengurus PNPM untuk menyaksikan perangkat sound system yang telah beliau belanjakan sebelumnya.

Yang bisa hadir di kantor Dipowisata malam itu, yaitu Bapak Ir. Marsito Merto (Mr. Tito), Bapak Syamsubani, Bapak Warsito, Bapak A. Sigit Istiarto, Bapak Maryanto, dan penulis.

Malam itu diperdengarkan lagu gending-gending jawa dari perangkat sound system yang telah dibeli tersebut. Suara yang keluar dari sepasang speaker ADC memang benar-benar mantap. Peralatan ini nantinya akan digunakan untuk menyambut para tamu/ turis yang datang berkunjung ke Dipowinatan. Sehingga akan menciptakan atmosfir yang bernuansa jawa. Di bagian luar dipasang 2 horn, yaitu yang menghadap ke selatan (di atas gedung Balai Warga) dan menghadap ke utara, ke wilayah RW 02 (di atas tiang di pertigaan jalan kampung).

Selain sebagai kegiatan penunjang pariwisata, sound system ini nantinya juga akan dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyampaikan pengumuman-pengumunan bagi seluruh warga kampung Dipowinatan. Pemanfaatan lain, yaitu disewakan kepada warga yang kebetulan membutuhkan peralatan sound system. Misalnya, dalam acara hajatan maupun di pelayatan. Masing-masing dengan tarif yang berbeda. Dari sini akan bisa diperoleh dana pemasukkan untuk kampung.

Dua minggu kemudian, pada tanggal 21 Mei 2011, para ketua RT/RW di Kampung Dipowinatan diundang ke Balai Warga untuk melihat sarana fisik yang telah dimiliki oleh kampung Dipowinatan tersebut. Umumnya mereka menyambut gembira.

Selain peralatan sound system, dana batuan PNPM Mandiri Pariwisata ini juga digunakan untuk membeli kursi seperti yang terlihat di dalam foto. Disamping untuk menyambut para tamu/turis yang datang, kursi ini juga bisa disewa oleh warga yang membutuhkan. Dengan harga yang telah ditetapkan oleh kampung. Dari usaha menyewakan kursi ini, kampung juga mendapat pemasukkan dana.

Dengan dana bantuan PNPM ini warga kampung Dipowinatan dapat merasakan manfaat yang cukup banyak. Terlebih, khususnya dalam hal menunjang kegiatan kepariwisataan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar